Distilasi alkena

Distilasi Alkena
Karya : Wira Nagara

Pernah bahagia kita merekah indah tanpa sedikitpun gelisah

Saat lantunan rindu adalah alasan setiap pertemuan

Saat mencintaimu bukan hanya sekedar lamunan

Semurung mendung sederas hujan

 Mimpiku memuai hebat pada ketiadaan

Aku tak pernah menyesal akan keputusanmu memilihnya

Yang aku sesalkan adalah tiada sedikitpun kesempatan

Bagiku membuatmu bahagia


Kesalahanku, menjadikanmu alasan segala rindu


Waktu pun mengurai tetes hujan menjadi bulir-bulir kenangan

Ia menelusup tanpa permisi membasahi nurani

merangkak naik menyusun kata yang dibicarakan oleh pelupuk

Memaksa mata bekerja mengeluarkan kalimat penuh derita

Degub jantung menyatu detik, meyuarakan penyesalan yang runtuh menitik


Bukan perih yang aku ratapi, tapi pengertian tak pernah kau beri

Sadarlah!

Aku telah mencintaimu dengan terengah-engah

Mencibir ogsigen dengan menjadikanmu satu-satunya udara yang aku izinkan

Mengisi setiap rongga

Menghempas darah dengan namamu yang mengalir membuat jantungku tetap berirama

Padamu aku jatuh hati, bahkan sebelum Tuhan merencanakan adam dan hawa diturunkan ke bumi


Kesalahanku, tak pernah mencintai selain kamu


Tingkat sepi yang paling mengerikan, adalah sepi dalam keramaian

Mengulik rasa secara primitif dan tak mengenali dunia telah jauh mengalami perubahan

Bagaimana mungkin, aku menjauh jika hanya padamu keakuanku luluh?

Bagaimana mungkin, aku pergi jika bayanganmu masih saja menghiasi mimpi?

Bagaimana mungkin, aku berpindah bila hanya padamu hatiku bisa singgah?

Bagaimana mugkin?

Bagaimana mungkin?

Kau memilih orang lain?


Detik yang berbaris hanya membuat pengharapan semakin miris

Kau tak bergeming, kau tak pernah menjawab dengan alasan caraku mendambamu terlampau bising

Otakku terus meneriakan penyesalan sembari bertanya tentang kenapa

Pada sikapmu yang terlalu membuat semesta menerka-nerka

Tangkupan tanganku masih saja menggenggam harap untukmu

Namun keegoisanmu membuatnya kosong laksana harapan semu


Kesalahanku, Isi doaku tak pernah selain namamu


Cinta tak selamanya tentang kepemilikan, tapi cinta adalah tentang keikhlasan

Segala rela aku coba tumpahkan

Pada rajutan tinta yang menulis namaku dalam undangan pernikahan

Paling tidak, aku pernah merasakan perihnya ditolak tanpa penjelasan

Paling tidak, aku pernah menyadari sakitnya mendamba tanpa balas peduli

Paling tidak, aku akhirnya bisa melihat sosok terbaik yang akan mendampingimu

Memakaikan cincin di jemarimu, mencium keningmu, dan bersanding bahagia berbagi senyuman dengan mu


Terima kasih atas segala rasa, pada hari itu aku pun turut mengucap bahagia

Mencoba Ikhlas

Walau air mata pasti mengucur deras



Kesalahanku, adalah tak pernah merasa bahwa untukku kau tak pernah punya cinta.

Komentar

  1. Do this hack to drop 2lb of fat in 8 hours

    At least 160000 women and men are utilizing a simple and SECRET "water hack" to lose 2 lbs every night while they sleep.

    It's easy and it works with everybody.

    You can do it yourself by following these easy steps:

    1) Hold a clear glass and fill it half the way

    2) Then learn this awesome hack

    and you'll become 2 lbs lighter when you wake up!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Tali Temali

Ketika Kukira Aku Istimewa